Serunya Merajut di Gendhis Bag Bareng Komunitas Emak Blogger Jogja

GinaAgianti.comGendhis Bag Jogja | Hai semua, apa kabarnya ? Wah..sudah lama banget gak  nulis nih, jari-jemari berasa kaku. Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman ketika mengisi hari kemerdekaan RI kemarin. Bukan balap karung atau tarik tambang loh ya, tapi saya ikut kelas merajut bareng Komunitas Emak Bloger Jogja yang disponsori oleh Gendhis Bag. Duuuh..senangnya, ini pengalaman pertama saya belajar merajut dan juga pertama kali bertemu dengan emak-emak keceh badai yang bener-bener menginspirasi. Saya diajakin sama mba Ima Satrianto atau lebih dikenal dengan panggilan Manda. Awalnya saya gak mau ikut karena gak punya pengalaman sama sekali tentang rajut-merajut dan gak PD tentunya jumpa emak-emak yang luar biasa ini. Saya sering dengar cerita dari suami tentang sepak terjang emak-emak yang tergabung dalam Komunitas Emak Bloger Jogja ini, bagaimana kerennya tulisan-tulisan mereka. Makanya nyali saya ciut. Tapi suami selalu bilang,”Pengetahuan itu berasal dari ketidaktahuan, jangan pernah takut dan malu untuk belajar.” Ya..akhirnya berani juga deh ikut walaupun masih tetap dengan rasa gak PD.  Pukul 14.00 WIB saya diantar suami dan alhamdulillah sampai juga ke showroomnya Gendhis Bag. Showroom Gendhis Bag terdiri dari dua lantai, di sini kamu bisa menemukan tas-tas kece yang sudah punya nama di Jogja. Yups…Gendhis  Bag merupakan merek tas asal Jogja yang dibuat secara homemade dengan menggunakan bahan alami yang tentunya ramah lingkungan.

BACA JUGA :  Nikmatnya Tongseng Kambing di Warung Sate Solo Sukowati, Pekanbaru
Narsis di depan pintu masuk Gendhis Bag
Narsis di depan pintu masuk Gendhis Bag

Dresscodenya bertema sama dengan semangat kemerdekaan yaitu merah putih. Keren kan.

Merah putih itu kami
Merah putih itu kami

Setelah puas jepret sana jepret sini, kami pun memulai kelas merajutnya. Mentor kami terdiri dari dua orang yaitu mba Rini dan mba Win. Untuk mempermudah dalam mengajari kami, akhirnya kami dibagi menjadi dua kelompok dan saya masuk ke kelompok yang diajarkan oleh mba Rini. Pelajaran awal adalah pengenalan alat, untuk merajut ternyata yang diperlukan adalah benang dan hakpen. Benang yang digunakan untuk merajut terdiri dari bermacam jenis termasuk juga ukuran hakpen. Kali ini kami menggunakan jenis benang nilon D27 dan hakpen no 3-4. Mba Rini mengajarkan dasar-dasar merajut dimulai dengan tusuk rantai, tangannya begitu luwes dan terampil. Kelihatannya memang mudah tapiiiiiii…beuh ternyata untuk pemula seperti saya yang tangannya kaku dan gak luwes sama sekali benar-benar menguji kesabaran. Untuk membuat tusuk rantai saja saya harus mengulang berkali-kali, untungnya mba Rini sabarnya ekstra. Akhirnya setelah beberapa kali diulang jadi juga deh tusuk rantai saya, walaupun jauh dari kata rapi. Tapi kata mba Rini gak apa-apa yang terpenting tangannya bisa diluwesin dan rileks dulu. Ya walaupun sedikit menguras tenaga, serunya merajut di Gendhis Bag bareng Komunitas Emak Blogger Jogja tetap terasa. Apalagi disini tidak ada yang merasa lebih pintar, semua saling membantu bahkan terkadang kami sering tertawa karena melihat hasil dari rajutan masing-masing yang jauh dari kata rapi.

Tusuk rantai menggunakan hakpen no 3-4 dan nilon D27
Tusuk rantai menggunakan hakpen no 3-4 dan nilon D27

Kami belajar kurang lebih dua jam, project awal adalah membuat sarung hp tapi ternyata tidak segampang yang dibayangkan dan selama dua jam saya hanya bisa membuat tusuk rantai. Akhirnya ngibarin bendera putih deh, saya nyerah karena kondisi untuk duduk terlalu lama pun tidak memungkinkan. Untuk mengisi waktu luang sebelum pulang saya pun berkeliling untuk melihat koleksi Gendhis Bag, ternyata tidak cuma tas loh di sini juga ada aksesoris seperti kalung, bros jilab, dompet, baju anak-anak, dan lain-lain. Ketika berkeliling saya memang dibuat terpana dengan koleksi Gendhis Bag terutama dengan tas rajutan dan tas yang terbuat dari rotan serta bahan-bahan yang ramah lingkungan lainnya.

BACA JUGA :  Nikmatnya Tongseng Kambing di Warung Sate Solo Sukowati, Pekanbaru
Berbagai macam koleksi di Gendhis Bag
Berbagai macam koleksi di Gendhis Bag
Sebagian dari koleksi Gendhis Bag yang berbahan ramah lingkungan
Sebagian dari koleksi Gendhis Bag yang berbahan ramah lingkungan
Tas rajut dari Gendhis Bag
Tas rajut dari Gendhis Bag

Oh ya, mba Rini juga menyampaikan bahwa siapa pun bisa menjadi koordinator perajut di lingkungan sekitar kemudian hasilnya bisa disetor ke Gendhis Bag, namun untuk desain tetap dari Gendhis Bag loh ya. Jika kamu tertarik untuk belajar merajut datang saja ke Gendhis Bag atau kalau mau belajar langsung bareng mba Rini juga bisa kok. Mba Rini biasa membantu ibu-ibu di daerahnya untuk belajar dan mengembangkan rajutan.

Mba Rini sedang menyampaikan materi dan berbagi pengalaman tentang merajut
Mba Rini sedang menyampaikan materi dan berbagi pengalaman tentang merajut
Narsis bareng setelah selesai belajar merajut
Narsis bareng setelah selesai belajar merajut

Dari kelas merajut ini point penting yang bisa saya ambil adalah untuk menghasilkan sesuatu yang indah itu memerlukan usaha, kesabaran, ketelitian dan ketelatenan.  Merajut mengajarkan itu semua. Nah, jika tertarik dan ingin berkunjung ke showroomnya Gendhis Bag, kamu bisa ke Jalan Ringroad Barat, RT. 04 /25, Desa Ngawen, Trihanggo, Gamping, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291.

BACA JUGA :  Nikmatnya Tongseng Kambing di Warung Sate Solo Sukowati, Pekanbaru

1 thought on “Serunya Merajut di Gendhis Bag Bareng Komunitas Emak Blogger Jogja”

Leave a Comment