Latoh, Si Hijau Penggugah Selera yang Kaya Manfaat

GinaAgianti.com – Berbicara hasil laut, apa yang terlintas dalam pikiran encik puan ? Ikan ? Udang ? Kepiting ? atau apa ? Tentunya masih banyak lagi ya. Hasil laut yang terkandung dalam laut Indonesia begitu banyak. Melimpah ruah yang harus kita syukuri sebagai anugerah dari Sang Pencipta.

Indonesia merupakan negara maritim, itu artinya Indonesia kaya akan hasil laut. Dan tentu saja tidak hanya ikan, udang, dan kepiting ya gaes. Masih banyak lagi yang tak kalah populernya dari ketiga primadona laut tadi. Salah satunya si hijau penggugah selera, Latoh.

Latoh dengan nama latin Caulerpa lentillifera merupakan salah satu spesies dari rumput laut yang tumbuh di daerah pesisir Indo-Pasifik. Latoh dapat dimakan karena teksturnya lembut dan lezat, dan tentunya si hijau ini memiliki banyak manfaat.

Selain di Indonesia, Latoh juga terkenal di mancanegara seperti Jepang, Korea, China, bahkan Eropa. Latoh sendiri memiliki bentuk hampir sama seperti buah anggur, namun bedanya Latoh berukuran kecil-kecil dengan tekstur renyah, berair, dan agak berlendir. Warnanya hijau terang sampai kebiruan, tergantung kondisi air tempatnya tumbuh.

Latoh sendiri memiliki banyak nama, ada yang menyebutnya dengan anggur laut dan ada juga menyebutnya dengan kaviar hijau. Di Lombok masyarakat menyebutnya Latoh, Sulawesi Selatan Latok, Lawi-lawi, atau Lelatu. Nah, kalau di daerah encik puan apa namanya ?

BACA JUGA :  Resep Cara Membuat Oseng Kikil Pedas Manis
Latoh Si Hijau Kaya Manafaat
Latoh Si Hijau Kaya Manafaat

 

Kalau daerah aku, Natuna kami menyebutnya dengan nama Latoh. Tidak ada perbedaan penyebutan dalam bahasa Indonesia. Kami di Natuna memiliki cara yang unik dalam mengolahnya, namun sebelum aku kasih tau cara mengolah ala-ala masyarakat Natuna, ada baiknya terlebih dahulu encik puan mengetahui manfaat dari si ini.

Latoh memiliki banyak manfaat karena mengandung zat anti bakteri, anti mikroba, anti jamur, serta zat bioaktif untuk penyakit tekanan darah tinggi dan tumor.

Adapun manfaat dari si hijau penggugah selera yang kaya manfaat ini antara lain:

Menjaga Kecantikan Rambut dan Kulit

Jika encik puan rajin mengkonsumsi Latoh maka akan membuat kulit encik puan halus dan awet muda. Karena kandungan vitamin, anti oksidan, dan juga kolagen yang terdapat dalam Latoh sangat bermanfaat untuk kecantikan kulit dan rambut. Kandungan lemaknya juga berguna untuk meningkatkan fluiditas sekaligus mengurangi pori besar dan mengatasi kekeringan pada kulit.

Sebagai Anti Depresan

Latoh mengandung vitamin B peridoksin atau lebih dikenal dengan nama B6 serta asam pantotenat atau vitamin B5. Kedua vitamin ini akan berfungsi sebagai pengatur kelenjar adrenal supaya tidak cepat kehabisan tenaga dan terhindar dari rasa lelah serta depresi.

BACA JUGA :  Makan Sate Klathak Kekinian di Nglathak Jogja

Mencegah Obesitas

Bermasalah dengan berat badan ? Atau takut gemuk ? Nah, ada baiknya encik puan rajin mengkonsumsi si hijau ini. Kandungan kadar gula dalam latoh sangat rendah, namun tinggi akan kandungan protein nabati, vitamin C, seng, kalsium dan asam lemak tak jenuh. Sehingga berguna sebagai pencegah obesitas. Selain itu, mengonsumsi Latoh mampu sebagai anti sembelit. Kandungan gulanya yang rendah membantu bakteri baik dalam sistem pencernaan untuk membuang sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan.

Meningkatkan Kinerja Mata dan Jantung

Asam lemak yang terkandung dalam Latoh antara lain AA, LA, DHA, EPA dan juga ALA sangat berguna meningkatkan kinerja penglihatan, menurunkan kadar kolesterol, menjaga struktur kolagen, dan mencegah penyakit jantung seperti infarkmiokardstrokedan aterosklerosis. Selain itu kandungan klorofil (zat hijau daun) pada Latoh juga bersifat antikarsinogenik. Kandungan serat, selenium, dan seng yang tinggi pada rumput laut ini bisa mereduksi (mengurangi) estrogen (jenis hormon). Disinyalir bahwa level estrogen yang terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya kanker.

BACA JUGA :  Resep Bandeng Kuah Kuning

Nah, itu dia manfaat dari Latoh. Banyak sekali ya. Selain memiliki banyak manfaat si hijau ini juga bisa jadi penggugah selera. Kami, masyarakat Natuna punya cara tersendiri dalam mengolahnya yaitu Silong Latoh. Silong artinya mengolah makanan tanpa dimasak. Ya mirip seperti sashimi lah.

Latoh dan Jeruk Kasturi
Latoh dan Jeruk Kasturi

Yuk langsung saja kita olah si hijau ini.

Bahan:

  1. Latoh
  2. Jeruk kasturi atau lemon cui
  3. Bawang merah
  4. Cabe rawit
  5. Penyedap rasa (boleh skip)
  6. Garam

Cara:

  1. Cuci bersih Latoh dengan air mengalir agar pasir-pasir yang melekat pada Latoh hilang.
  2. Tumbuk kasar cabe rawit dan bawang.
  3. Belah jeruk kasturi atau lemon cui, peras kemudian ambil airnya.
  4. Campurkan cabe rawit yang sudah ditumbuk kasar ke dalam Latoh, kemudian tambahkan air perasan jeruk kasturi atau lemon cui dan garam.
  5. Aduk rata, Silong Latoh siap dihidangkan.
Silong Latoh
Hasil campuran cabe rawit dan latoh (Silong Latoh)

Bagaimana ? Mudah bukan cara mengolahnya. Biasanya kami, masyarakat Natuna mengkonsumsi Silong Latoh dengan tambahan nasi hangat, ikan salai, ikan bakar, dan ikan goreng. Tergantung selera. Kalau saya lebih suka dengan ikan salai. Penasaran ? Ayo dicoba.

Leave a Comment