Pengalaman Ketika Berkunjung Ke Dokter Sp.OG Di Jogja (Part 1)

GinaAgianti.comPengalaman Berkunjung ke Sp.OG di Jogja | Kehamilan merupakan suatu anugerah yang tak terhingga yang dihadiahkan oleh Sang Pencipta kepada pasangan yang sudah menikah. Anugerah terindah yang tentunya sangat sulit diungkapkan dengan kata-kata, intinya adalah bahagia. Setelah menunggu selama 5 bulan, alhamdulillah Allah mempercayakan untuk menitipkan makhluk bernyawa dalam rahim ini. Jangan ditanya bagaimana perasaan kami, sekali lagi sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata, intinya bahagia.

Gina & Arief, 25 Desember 2016
Gina & Arief, 25 Desember 2016

Sebagai pasangan muda dan juga pendatang di kota ini, awalnya kami kebingungan untuk menentukan rumah sakit mana yang akan kami kunjungi untuk memeriksakan kandungan. Sempat bingung, namun akhirnya kami memutuskan untuk memeriksakan kandungan di Jogja International Hospital atau JIH. Kenapa JIH ? Karena seminggu sebelum tau kalau saya hamil, saya sempat “mondok” selama 10 hari di JIH akibat dispepsia dan infeksi usus. Selama “mondok” di sana, dari segi fasilitas dan pelayanan teramat sangat memuaskan. Sebelum dilarikan ke JIH saya sempat dua hari “mondok” di salah satu rumah sakit di kota ini, dan pelayanannya teramat sangat mengecewakan !!! Berbeda dengan JIH yang sangat nyaman. Nah, karena alasan itulah kami memutuskan untuk periksa di sana.

Print hasil USG dan Buku Konsultasi di JIH
Print hasil USG dan Buku Konsultasi di JIH

Kegalauan pertama tentang rumah sakit yang akan dituju teratasi, kegalaunan ke dua adalah memilih dokter Sp.OG yang rekomended di JIH. Karena ada beberapa Sp.OG yang praktik di sana yang membuat kami sedikit galau. Teman-teman suami banyak yang menyarankan untuk periksa dengan dr.Enny Setyowaty Pamuji, Sp.OG dan dari hasil baca-baca review di google juga rata-rata memberikan komentar yang positif terhadap beliau. Akhirnya kami memutuskan untuk periksa dengan dr.Enny, Sp.OG tapi sayangnya kami tidak “berjodoh” dikarenakan untuk 3 hari ke depan jumlah pasien sudah memenuhi kuota. Menunggu 3 hari rasanya terlau lama bagi kami karena ada rasa khawatir mengingat saya sempat dirontgen dan masih mengkonsumsi obat akibat dispepsia dan infeksi usus. Rasanya tidak sabar untuk mengetahui adakah pengaruh ke janin yang sedang saya kandung.  Kecewa tentunya iya, karena gagal periksa dengan salah satu dokter Sp.OG favorit di kota ini. Setelah tidak “berjodoh” dengan beliau, alternatif lainnya adalah dr. Yasmini Fitriyati, Sp.OG. Kami memutuskan memilih dr.Yasmini, Sp.OG pun setelah baca-baca review di google. Alhamdulillah kali ini “berjodoh” dengan beliau. Untuk pertama kali kunjungan kami mendapat nomor antrian 15, dr.Yasmini, Sp.OG juga merupakan dokter favorit yang memiliki banyak pasien. Untuk kunjungan berikutnya saja kami harus daftar seminggu sebelum kunjungan agar kebagian antrian.

dr.yasmini_spog
dr.Yasmini, Sp.OG

Kesan pertama ketika kunjungan adalah dari segi penampilan beliau sangat sederhana dan bersahaja. Sosok keibuan juga nampak dari cara beliau berbicara, walaupun bukan tipe dokter yang “cerewet” artinya tidak terlalu banyak bicara. Kunjungan pertama tidak terlalu lama karena saya tidak tau harus bertanya tentang apa. Beliau hanya menjelaskan bahwa saya positif hamil, kemudian menanyakan ada keluhan atau tidak, terakhir melarang saya untuk makan-makanan yang bisa memicu kambuhnya dispepsia dan infeksi usus saya. Konsultasi berlangsung kurang lebih sepuluh menit, cukup singkat dan tentunya tidak sebanding dengan lamanya antrian. Kunjungan ke dua hingga ke empat, saya masih setia dengan dr.Yasmini, Sp.OG, berbeda dari kunjungan pertama, kuinjungan ke dua sampai ke empat ini beliau lebih komunikatif dan saya pun sudah mulai “berani” untuk bertanya ini dan itu. Beliau pun sangat ramah dan menjelaskan secara perlahan setiap pertanyaan yang saya lontarkan, tak lupa selalu mengingatkan agar tidak boleh terlalu capek, dan menghindari makanan yang bisa membuat penyakit lama saya kambuh. Sekedar informasi, selain di JIH dr.Yasmini,Sp.OG juga praktik di RSIA Sadewa Babarsari, dan Hermina.

Lantas berapa tarif yang harus dikelurakan dari kocek setiap berkunjung ke Sp.OG di JIH ? Berikut tarif yang harus bunda keluarkan setiap kali berkunjung.

Tarif kunjungan pertama
Tarif kunjungan pertama
Tarif kunjungan ke dua
Tarif kunjungan ke dua
Tarif kunjungan ke tiga
Tarif kunjungan ke tiga
Tarif kunjungan ke empat
Tarif kunjungan ke empat

Nah, itu dia jumlah yang harus bunda keluarkan untuk sekali berkunjung ke Sp.OG di JIH. Selama empat kali berkunjung tarif yang saya keluarkan berbeda-beda tergantung jumlah vitamin yang diberikan (mulai dari Rp.586.500,00 – Rp.485.950,00). Untuk tarif jasa dokter dan usg tetap kok bund. Selain berkunjung ke JIH dan periksa dengan dr.Yasmini, Sp.OG saya juga berkunjung ke RSIA Sadewa di Babarsari. Untuk pengalaman berkunjung ke RSIA Sadewa, dengan dokter siapa, dan berapa tarif sekali berkunjung bisa Bunda baca pada Pengalaman Ketika Berkunjung Ke Dokter Sp.OG Di Jogja (Part 2). Semoga tulisan ini bisa membantu bunda-bunda yang masih kebingungan mencari RS dan Sp.OG yang rekomended di Jogja.

Leave a Comment